Sabtu, 16 Januari 2016

Mengintip Sisi Paling Agresif MT-10, Wujud 'Telanjang' Yamaha R1.

Mengintip Sisi Paling Agresif MT-10, Wujud 'Telanjang' Yamaha R1

 
Mengintip Sisi Paling Agresif MT-10, Wujud 'Telanjang' Yamaha R1
Yamaha MT-10 by


COC.blogspot.com

Salah satu harta paling berharga di dalam dapur produksi Yamaha, MT-10, akhirnya menampakkan diri di EICMA Show 2015 yang dibuka sejak tanggal 19-20 November waktu Milan, Italia. Ialah versi naked dari superbike yang mahsyur dan diramalkan akan menjadi 'penjegal' kesuksesan Kawasaki ZX-10R yang telah menyabet gelar juara dunia di laga World Superbike Championship (WSBK) 2015.
Yamaha MT-10 bisa dikatakan memininjam seutuhnya DNA Yamaha R1. Tapi kedua sosok tersebut tidaklah mengusung part-part identik karena MT-10 menggunakan peranti eksklusif untuk menonjolkan jati dirinya sebagai motor tanpa fairing / telanjang.
Konsep Yamaha MT-10 kaya dengan tekukan menyudut tajam dan didominasi body package bongsor yang justru terlihat gagah dan berotot. Ditambah lagi, dual light LED pada 'topeng' dan screen fly nan kompak juga mempertegas sebagaimana motor ini mampu menjelma menjadi 'the beast' naked-bike.
Layaknya varian-varian MT-Series (master of torque) lainnya, kedatangan MT-10 juga merupakan paduan mesra antara besarnya torsi dan semburan power. Secara teknis ia menggunakan konfigurasi dapur pacu sejenis dengan R1, yakni liquid-cooled, 4-stroke, DOHC "Crossplane", 4-valves 998cc. Akan tetapi, dalam situs resmi Yamaha-motor.eu, pihak produsen berlogo garpu tala tersebut belum mencantumkan output power atau pun torsi yang dihasilkan.
Dalam hal frame serta kedua kaki depan-belakang, keduanya mengusung peranti Aluminium Deltabox dan Telescopic forks 45 mm sehingga grand-design-nya pun dipastikan tidak akan banyak bergeser.
Setelah menampakkan diri di EICMA Show, Yamaha MT-10 sedang disiapkan untuk menyasar pasaran Eropa sekitar bulan Mei 2016 mendatang. Ada tiga warna spesial yang bisa dipilih, diantaranya Tech Black, Race Blue dan Night Fluo.
Spesifikasi Yamaha MT-10 2016:
Engine:
Engine: type liquid-cooled, 4-stroke, DOHC, 4-valves
Displacement: 998cc
Bore x stroke:79.0 mm x 50.9 mm
Compression ratio:12 : 1
Maximum power:N/A
Maximum Torque:N/A
Lubrication system: Wet sump
Clutch Type:Wet, Multiple Disc
Carburettor:Fuel Injection
Ignition system:TCI
Starter system:Electric
Transmission system:Constant Mesh, 6-speed
Final transmission:Chain
Chassis:
Frame Aluminium Deltabox
Front suspension systemTelescopic forks, Ø 43 mm
Front travelN/A
Caster AngleN/A
TrailN/A
Rear suspension systemSwingarm, (link suspension)
Rear TravelN/A
Front brake Hydraulic dualdisc, Ø 320 mm
Rear brake Hydraulic singledisc, Ø 220 mm
Front tyre120/70 ZR17 M/C (58W)
Rear tyre190/55 ZR17 M/C (75W)
Dimensions
Overall length2,095 mm
Overall width800 mm
Overall height1,110 mm
Seat heightN/A
Wheel base1,400 mm
Minimum ground clearance130 mm
Wet weight (including full oil and fuel tank)N/A
Fuel tank capacity17 litres
Oil tank capacity3.9 litres
 
Yamaha MT-10 EICMA Show 2015
bay najib habibi :]

Kamis, 14 Januari 2016

Honda Vario Ngempos

  1. Honda Vario Ngempos.


Salah satu pengalaman pertama yang saya rasakan pada saat menaki  vario techno 125 PGM-FI adalah ilangnya tenaga pada saat kecepatan rendah di awal perjalanan (maklum, sekali jalan biasa nempuh jarak 30 km). Perasaan hilang tenaga ini seperti tenaga tersendat-sendat atau seperti suply bensin telat. Hal ini patut disayangkan karena motor masih sangat baru. Apabila pada saat ngempos dipaksa buka gas lebih dalam maka akan terjadi akselerasi secara tiba-tiba.

Sempat kepikiran apakah karena pengaruh pemakaian bahan bakar yg berbeda?. Tetapi setelah bereksperimen dengan 2 jenis bbm (premium dan pertamax) masalah masih tetap ada  maka bbm sebagai suspect bisa di coret.

Honda Vario Ngempos

Honda Vario Ngempos

Setelah browsing di internet, saya menemukan anjuran 2 anjuran mengganti manipul dengan punya honda vario PGM-FI generasi kedua atau mengganti busi standar vario ke busi yang lebih dingin. Berdasarkan sumber dari agan ini, gejala ngempos ini ditemukan di motor honda vario 125 PGM FI generasi pertama (tahun 2013 kebawah) dan cara yang efektif adalah mengganti manipul honda vario generasi kedua. (honda vario milik penulis adalah honda vario 125 PGM FI generasi pertama)

Harga manipul tersebut lumayan mahal yaitu Rp.250.000 per buah. Detail cara penggantian nya dapat dibaca

Apabila agan-agan berniat mengganti busi standar honda vario berikut detailnya.

   Busi standar vario adalah:
1.  NGK CPR7EA-9
2 . DENSO U22 EPR-9

   Busi yang lebih "dingin" yang dianjurkan adalah:
1.  NGK CPR8EA-9
2 . DENSO U24 EPR-9

   Gambar busi NGK CPR8EA-9



Sedikit berbagi pengetahuan (yang penulis dapatkan di internet juga) cara baca kode busi NGK :

Contoh CPR7EA-9 (Busi standar NGK yang dipakai vario techno 125)

C = adalah diameter ulir (thread size). C=10 mm, D=12mm, B=14mm

P = projected insulator, artinya terdapat tonjolan insulator atau tidak, jika ada maka terdapat kode P

R = Busi dengan resistor didalamnya (untuk mesin dengan teknology digital menggunakan busi type ini untuk menghindari terjadinya frekuensi yg dapat mengganggu pembacaan sensor digital)

7 = heating rate busi atau tingkat pelepasan panas busi. Busi panas memiliki rating 2 – 8. Sedangkan busi dingin (untuk racing) memiliki rating 9 – 12.

E = panjang ulir (thread length). E=19mm dan H=12.7mm

A = menunjukkan fixing end construction atau bentuk ujung lengkungan elektroda

-9 = menunjukkan panjang gap antara elektroda, -9 berarti panjang gap sebesar 0.9 mm

Cara baca busi Denso :

Contoh U22 EPR-9

U : merupakan kode bentuk Elektroda sampingnya “U"

22 : Merupakan kode kolerasi panas Busi,, pada merk Denso angka di mulai dari Angka 9 - 37.. Semakin kecil angka berarti menunjukkan tipe Busi Panas,, dan sebaliknya semakin tinggi angka menunjukan tipe busi dingin.

E : Merupakan kode panjang Ulir / kepala busi (E : 19mm, F : 12,7mm dan L : 11,2mm)

P : tipe bahan Konduktor Busi yang di gunakan (P = Platinum, S = Tembaga/standar)

R : Burn off Resistor (Tipe resistor)

-9 : merupakan angka celah ideal anoda agar busi dapat bekerja Maximal (9 : 0,9mm, 8 : 0,8mm dsb)

Jadi, apabila berdasarkan anjuran diatas dimana busi NGK CPR7EA-9 diganti menjadi CPR8EA-9 maka terjadi peningkatan angka dari 7 menjadi 8 sehingga sifat busi lebih dingin. Untuk busi Denso dimana busi Denso U22 EPR-9 menjadi U24 EPR-9 maka terjadi peningkatan angka dari 22 menjadi 24 sehingga sifat busi juga lebih dingin.

Melengkapi penjelasan busi diatas,  untuk pemilihan busi yang lebih panas atau dingin, khusus daerah bersuhu dingin, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi, paling pas memakai busi panas. Sebab, pemakaian busi dingin akan mempercepat penumpukan kerak. Sedang, daerah panas macam tepi laut atau metropolis, lebih baik memakai busi dingin. Untuk mencegah terjadinya pre ignition atau pembakaran dini.

Karena penulis tinggal didaerah panas (hampir tepi laut dan daerah metropolis) maka anjuran di atas masuk akal dan akan dicoba. Saya akan update artikel ini setelah mengganti ke busi yang lebih dingin dan memperhatikan apakah masih "ngempos" atau tidak motor saya.
  penulis: najib habibi :]

Kamis, 31 Desember 2015

Ini Suzuki Gixxer 250 yang Akan Dijual.


Ini Suzuki Gixxer 250 yang Akan Dijual.

by: najib habibi
Ini Suzuki Gixxer 250 yang Akan Dijual
Suzuki Gixxer (foto: IndianAutosBlog)

jateng - Bocoran wujud utuh Suzuki Gixxer 250 atau GSX R250 atau GW 250 bocor di kawasan Tiongkok. Jika sebelumnya banyak gambar yang beredar dan cenderung berspesifikasi spesial, bocoran ini terkesan lebih realistis, sekalipun belum disertai stiker.
Gambar yang bocor dari pabrik di kawasan Haojue Changzhou menandakan pula bahwa untuk sejumlah wilayah, Suzuki ini merupakan produksi dari Tiongkok. Bisa jadi ini hanya khusus untuk pasar Tiongkok, atau bahkan ke kawasan Asia dan secara global.
Namun, Indonesia sendiri mengambil Inazuma dari Changzhou Haojue Suzuki Motorcycle Co Ltd yang merupakan sebuah perusahaan patungan antara Suzuki dan Jiangmen Dachangjiang Group.
Ada harapan bahwa ia akan dipasarkan pada Februari mendatang di India dalam acara Auto Expo 2016.
Soal mesin, masih belum jelas apa yang disematkan pada tunggangan sport ini. Namun perlu jadi perhatian, Suzuki saat ini sudah memasarkan Inazuma 248 cc SOHC dan fuel injection yang tentu sulit diabaikan untuk bisa menjadi patokan dengan sejumlah peningkatan.
Tenaganya setidaknya di atas mesin Inazuma yang berada di angka 24 HP pada 8.500 rpm dengan torsi 22 Nm pada 6.500 rpm.
berita lebih lanjut !
 COC.blogspot.com

Rabu, 30 Desember 2015

Kaleidoskop Otomotif November: Salah Kaprah Panaskan Sepeda Motor.

Kaleidoskop Otomotif November: Salah Kaprah Panaskan Sepeda Motor.

By: najib habibi
jateng  - Kabar menarik yang jadi sorotan sepanjang desember 2015 berasal dari artikel mengenai salah kaprah ketika memanaskan mesin sepeda motor. Ternyata, motor dibiarkan menyala dalam waktu tertentu dan didiamkan adalah hal yang mubazir.
Apabila mesin hanya dinyalakan secara stationer, aliran oli tidak maksimal melumasi bagian-bagian mesin yang berada di posisi atas. najib habibi, dealer resmi Honda menyarankan agar oli terdistribusi secara menyeluruh adalah dengan cara "membetot" gas..
Kabar lainnya yang jadi sorotan antara lain membahas tentang alasan korban kecelakaan tidak boleh diberi minum. Meskipun tujuannya sekadar menenangkan, pertolongan ini justru keliru.
Baca Juga
 
Menurut CEO Safetycode, Adhi Nugroho, bagi korban kecelakaan yang mengalami cedera berat tidak disarankan mengonsumsi air. Sebab, kemungkinan korban memiliki cedera pada rongga badan.
Kabar terakhir yang tidak kalah menyita perhatian sepanjang November mengenai seorang perempuan yang menunggangi Honda Blade yang masuk Pompa SPBU jalur kendaraan Diesel. Aksi ini membuat pengendara lain yang kebetulan berada di jalur yang sama terheran-heran.
Apabila solar masuk ke tangki bensin dengan kisaran 17 persen dari total volume maksimal, akan mengakibatkan gejala yang disebut ngelitik. Sementara itu, bila tangki bahan bakar diisi penuh dengan solar tentunya mesin akan mogok mengingat bahan bakar ini berjenis low explosive.

Senin, 28 Desember 2015

Vario 150 dan Mobil Bob Sadin.

 

Kaleidoskop Otomotif Januari:Vario 150

dan Mobil Bob Sadin.

    by; Najib habibi

banjar  - Awal tahun 2015 lalu, tepatnya pada 14 Januari, perhatian masyarakat terhadap dunia otomotif disita oleh peluncuran dua model Honda: all new Vario 150 eSP dan all new Vario 125 eSP. Keduanya diluncurkan di The Hall Senayan City, Jakarta.

Terdapat beberapa perbedaan di antara keduanya. Yang paling jelas tentu saja mesin. Vario 150 menjanjikan mesin bertenaga 12,4 Tk dan torsi 12,8. Sementara Vario 125 output-nya 10,7 Tk dan torsi 10,8 Nm.

Fitur Vario 150 juga lebih kaya. Model ini dibekali Answer Back System dan Idling Stop System. Di luar itu, kedua skutik anyar ini sama-sama fitur anyar seperti LED Headlight, Ban Tubeless, ACG starter, dan Combi Brake.
Lima hari setelah peluncuran Vario (), publik dibuat kaget karena pengusaha nyentrik Bob Sadino tutup usia. ,  ternyata memiliki sejumlah koleksi mobil yang cukup menarik.

Pria  ini menggandrungi mobil sedan kompak yang dirakit di Inggris. Diketahui, Bob Sadino setidaknya memiliki dua unit Jaguar X-Type di garasi rumahnya.

Meski punya dua Jaguar, untuk mobilitas sehari-hari, pria yang terkenal karena sering mengenakan celana pendek ini lebih mengandalkan mobil keluarga Chevrolet Zafira. Mobil di kelas MPV ini mengusung mesin 1.800 cc serta dikombinasikan dengan transmisi manual atau otomotis.

Di akhir bulan, peristiwa lainnya yang cukup mendapat perhatian kembali ke Honda, tetapi kali ini seputar promo cicilan ringan dari Honda Jakarta Center (HJC) selaku main dealer Honda untuk kawasan Jabodetabek.

HJC memberikan promo mulai dari free cicilan tiga bulan, cicilan mulai Rp 1,5 juta, bunga 0 persen, hingga DP Rp 30 juta untuk Honda Mobilio pada Januari.

Bukan hanya promo, di kesempatan yang sama mereka juga mengenalkan kecanggihan dua SUV baru saat itu, new CR-V dan HR-V. Keduanya memberikan dampak yang positif, demikian kata marketing chief PT Imora Motor . .

Minggu, 27 Desember 2015

Kaleidoskop Otomotif Agustus: Honda Sonic Terlahir Kembali..


Kaleidoskop Otomotif Agustus: Honda Sonic Terlahir Kembali


jawa tengah - desember 2015 menjadi bulan bersejarah bagi PT Astra Honda Motor (AHM). Di bulan ini AHM merilis model baru sekaligus penantang terkuat Suzuki Satria F150, yakni New Honda Sonic 150R.

Honda Sonic menjadi angin segar bagi pecinta motor yang kerap disebut model "ayam jago" tersebut. Dijual dengan harga awal Rp 20,9 juta, Sonic langsung menjadi buruan konsumen.

Honda Sonic 150R mengusung mesin dengan kubikasi 149,16 cc DOHC dengan kompresi 11,3:1. Daya maksimal yang mampu dilontarkan mesin tersebut mencapai 16 Tk pada 9.000 rpm dengan torsi 13,5 Nm pada 6.000 rpm.

Ayam jago andalan Honda ini hadir dalam empat pilihan warna yaitu Spartan Black, Active White, Neo Magenta (ungu), Energetic Red dan Repsol. Bersamaan dengan peluncuran New Honda Sonic 150R, AHM juga merilis model facelift dari Honda CB150R StreetFire.

Tidak cuma Honda Sonic dan CB150R StreetFire, artikel yang mengulas sebuah motor yang terbuat dari sendok makan sukses menarik perhatian pembaca di bulan Agustus 2015.

Adalah Seniman asal Amerika Serikat (AS), Jim Rice, yang membuat sepeda motor dengan sendok. Bukan hanya beberapa bagian saja, melainkan seluruhnya.

Setiap bagian dari motor ini terbuat dari sendok, termasuk mesin, velg, ban, lampu depan, hingga tangki bensin. Desain motornya sendiri menyerupai chopper.
Melansir Motorbiker, Jim menggunakan sendok ini tanpa mengubahnya. Ia memang menjaga agar kondisi sendok tetap seperti aslinya. Alhasil, ia hanya melakukan beberapa pembengkokan sederhana dengan tangannya sendiri saat membuat karya ini.

Motor Chopper dari sendok ini memiliki panjang 67 cm dan berat 3,8 kg. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, motor mungil tersebut juga dijual. Ia membanderolnya US$ 3.498 atau sekira Rp 47,3 juta di situs Etsy.

Satu lagi artikel yang juga mendapatkan sorotan selama Agustus adalah tips dalam membonceng anak saat naik motor. Seperti diketahui, banyak orangtua yang kurang memperhatikan keamanan dan keselamatan sang buah hati dengan menempatkan si anak di posisi depan.

Potensi bahaya yang akan dialami anak justru lebih besar. Misalnya, lebih mudah terkena hembusan angin dan debu.

"Anak-anak bisa cepat terkena hembusan angin yang tidak baik untuk tubuh mereka," tulis laman Welovehonda. Selain itu, saat pengendara mengerem mendadak, badan anak bisa terbentur motor.

Lalu, bagaimana membonceng anak yang benar? Tentu saja, anak harus berada di belakang orangtua dan menggunakan safety gear standar seperti jaket, dan sepatu. Pastikan bahwa kaki anak menginjak foot step.

Kemudian, kalau perlu gunakan sabuk bonceng, apalagi jika usia anak masih kecil. Pada anak yang lebih besar, minimal tangannya berpegangan pada orang tuanya. Usahakan jangan membawa anak lebih dari satu.

Terakhir, patuhi selalu semua rambu lalu lintas serta selalu awas dan berhati-hati dalam berkendara.
jaga keselamatan anda . .

Senin, 21 Desember 2015

 

Wajib Tahu, Perbedaan Motor Injeksi dan Karburator

Saat ini motor dengan sistem injeksi tengah populer.
Wajib Tahu, Perbedaan Motor Injeksi dan Karburator
 - Saat ini, di Indonesia tengah populer motor dengan sistem injeksi. Setelah lama mempelajari, kini motor dengan pengabutan bahan bakar karburator perlahan mulai ditinggalkan, lantaran motor dengan penjejalan injeksi diklaim lebih irit dalam hal konsumsi bahan bakar.

Tak cuma itu, motor dengan teknologi injeksi juga diklaim lebih ramah lingkungan. Padahal, dari aspek tenaga dan performa tidak ada perbedaan dengan versi karburator. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya seperti diulas

Jika bicara perbedaan mendasar antara karburator dan injeksi, tentu pada proses penghisapan bensin ke ruang bakar. Injeksi sudah menggunakan peranti elektronik seperti injektor yang tugasnya menyemprotkan bensin ke ruang bakar. Sementara itu, karburator masih mengandalkan hisapan yang diperoleh dari pergerakan piston pada silinder.

Persamaan dari karburator dan injeksi ialah, sama-sama berfungsi mencampurkan bahan bakar dengan udara untuk kemudian disalurkan ke dalam ruang bakar, hingga terjadi pembakaran pada mesin.

Pada injeksi, ada alat injektor yang mirip seperti keran bensin, dan dapat membuka dan menutup aliran bensin yang sudah bertekanan sesuai perintah dari ECU (Electronic Control Unit). Cara kerja injektor mirip seperti busi, yaitu mempunyai timing kapan dan berapa lama harus menyemprotkan bensin. Artinya lebih teratur, dan menyuplai sesuai dengan kebutuhan mesin.

Sementara, karburator, bensin disedot dengan pergerakan naik-turun piston. Jadi, berapa volume bensin yang dikeluarkan, tergantung dari pergerakan piston tersebut. Setidaknya karburator memiliki tiga penakar bensin yang disebut jet.
Jet memiliki ukuran lubang tempat bensin akan mengalir yang berbeda-beda. Semakin besar lubangnya, semakin banyak bensin yang dapat lewat.

Selain itu, pada sistem penyaluran bensin, sistem injeksi sudah menggunakan injektor secara elektronik. Sementara itu, untuk karburator masih menggunakan buka-tutup skep.

Dengan demikian, motor dengan sistem injeksi pasti lebih presisi mengatur bensin dibandingkan dengan karburator, lebih baik untuk efisiensi bahan bakar, dan menekan polusi gas buang kendaraan bermotor.